Berita
Senin, 11 Desember 2017

Bupati Remigo Tanda Tangani Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial

Bagi Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, informasi terkait pemetaan wilayah merupakan hal yang krusial dan sensitif. “Apalagi bagi pembangunan yang sedang pesat dilakukan, peta merupakan sebuah keharusan dan keniscayaan, karena jika tidak akan menimbulkan banyak permasalahan di kemudian hari”, tuturnya saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) di Aula Utama BIG, Cibinong Bogor, pada Jumat sore (08/12).

Di hadapan Kepala BIG, Prof. Dr. Hasanuddin Zainal Abidin, M.Sc, beserta jajarannya, Bupati mengungkapkan bahwa hal tersebut mendasari dilaksanakannya kerjasama ini. “Peta yang akurat dan terpercaya itu penting karena dapat meningkatkan pengambilan keputusan yang efisien, efektif dan komunikatif. Selembar peta mengandung beragam informasi yang menyangkut aspek keruangan dan informasi geospasial, berupa fakta yang terdapat di daerah atau wilayah, meliputi kondisi alam maupun sosial ekonominya, dan Badan Informasi Geospasial merupakan lembaga yang berkompeten menghadirkan hal tersebut, sehingga untuk menghasilkan kerjasama yang lebih optimal, perlu diikat dengan perjanjian kerjasama yang kita lakukan ini”, urainya.

Selanjutnya Bupati melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kepala BIG di depan seluruh hadirin, termasuk para pimpinan OPD Kabupaten Pakpak Bharat terkait bersama jajarannya, antara lain, Ka. Bappeda dan Ka. Dinas PUPR. Perjanjian tersebut berisi butir-butir pasal, antara lain berisi maksud dan tujuan kerjasama, yaitu kerjasama penyelenggaraan, pengembangan dan pemanfaatan data serta informasi geospasial untuk pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat, serta bertujuan untuk mengoptimalkan peran informasi geospasial untuk pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Selain itu, perjanjian kerjasama berisi aturan tentang ruang lingkup, pelaksanaan, pembiayaan, hak kekayaan intelektual, jangka waktu, monitoring dan evaluasi, korespondensi dan komunikasi, serta penyelesaian jika ada perselisihan.

Kepala BIG mengutarakan bahwa Badan Informasi Geospasial, yang merupakan transformasi dari Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional) merupakan satu-satunya lembaga yang diberi amanah untuk melakukan hal ini berdasarkan Undang-undang nomor 4 tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. “Peta sangat penting saat ini, termasuk menyangkut pembangunan di daerah. BIG tidak hanya bertugas mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan survei dan pemetaan, tetapi juga membangun informasi geospasial yang dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses”, jelasnya.

Hal yang juga ditekankan oleh Kepala BIG bahwa saat mengajukan program dan kegiatan, seperti halnya di dalam Musrenbang Nasional, harus disertai dengan peta. Selain itu, menurut beliau, bahwa BIG selalu siap menyediakan jika membutuhkan peta. “Silakan disurati saja ke kantor kami”, tandasnya. Tak lupa beliau berterima kasih dengan kerjasama ini. “Selain ini menjadi kredit point bagi BIG, juga menunjukkan bahwa pengakuan akan kebutuhan informasi geospasial memang sangat urgent kini”, tambahnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan presentasi oleh pihak BIG, tentang Mengenal BIG Lebih Dekat, Simpul Jaringan Informasi Geospasial, dan Pemetaan Batas Desa. Acara juga diisi dengan penyerahan cendera mata oleh masing-masing institusi dan ramah-tamah. Selain Kabupaten Pakpak Bharat, diwaktu yang sama turut menandatangani kerjasama juga Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara, yang langsung dilakukan oleh Walikota, Ir. Hj. Tatong Bara bersama Kepala BIG.

Informasi geospasial adalah informasi yang sangat berharga dan dapat digunakan untuk mengelola sumber daya alam, penyusunan rencana tata ruang, dan perencanaan lokasi investasi. Tak hanya itu, informasi geospasial juga dapat digunakan untuk menentukan garis batas wilayah, pertanahan, kepariwisataan, dan pertahanan keamanan. Informasi geospasial sangat penting untuk program pembangunan nasional dan kehidupan sehari-hari.

Informasi geospasial dalam skala rinci, dapat untuk membangun ketahanan wilayah  terhadap risiko bencana dan iklim di wilayah tersebut. Pembangunan wilayah berketahanan iklim dan bencana serta peluang menggali data geospasial skala rinci untuk tata ruang yang detail. Penting untuk menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan wilayah, agar menjadi responsif dan adaptif terhadap perubahan iklim dan bencana. Selain itu, penting juga untuk secara efisien memanfaatkan sumber daya air, energi, dan ruang wilayah yang memerhatikan dan menjamin kesehatan lingkungan wilayah. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)


LOGIN E-KINERJA
Copyright © 2019 Kabupaten Pakpak Bharat. All Right Reserved